Pemerintah Mendorong Kinerja Agen Laku Pandai

Pemerintah Mendorong Kinerja Agen Laku Pandai

Pemerintah Mendorong Kinerja Agen Laku Pandai

Per Maret 2018, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat dana murah dari tabungan program branchless banking Laku Pandai sebesar Rp 1,7 triliun. OJK juga mencatat  jumlah nasabah Laku Pandai per kuartal 1 2018, yaitu mencapai 19,2 juta nasabah.  Di tahun 2017, OJK juga mencatat jumlah agen laku pandai tersebar di 34 Provinsi dan 512 Kabupaten/Kota dari 27 bank mencapai 740.121 agen.

Dari perbandingan data di atas,  bisa diartikan bahwa kinerja agen laku pandai di Indonesia terus membaik dalam membantu penyebaran informasi keuangan di Indonesia.

Agen laku pandai bisa diumpamakan seperti pedagang kelontong di pemukiman. Ia berada di sekitar masyarakat dan berasal dari masyarakat, sehingga kehadirannya sebagai perwakilan bank lebih mudah diterima. Untuk pedesaan yang masih awam dengan istilah dan produk perbankan, kehadiran agen laku pandai bisa mengenalkan dunia perbankan secara personal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, ingin sektor jasa keuangan memperbanyak agen laku pandai untuk mendongrak inklusi keuangan yang ditargetkan mencapai 75 persen pada 2019 mendatang.

Inklusi keuangan memiliki manfaat bagi sebuah Negara. Antara lain mendukung stabilitas sistem keuangan, meningkatkan efisiensi ekonomi, mendukung ekspansi pasar keuangan, serta berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional secara berkelanjutan.

 

Peran agen laku pandai sangat penting dalam penyebaran informasi keuangan ke masyarakat pedesaan. Selain berharap pada agen laku pandai, pemerintah juga melakukan penyederhanaan sistem,  untuk mempermudah perizinan bagi pelaku jasa keuangan. Tak hanya itu, pemerintah juga menjalankan program yang mewajibkan masyarakat untuk menggunakan produk jasa keuangan.

Source: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180214120528-78-276128/menteri-darmin-minta-agen-laku-pandai-ditambah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *